bertaubat sebelum terlambat,
pada dasarnya bertaubat adalah kembalinya seseorang ke jalan yang lurus dan benar,setelah banyak mengalami berbagai kejadian dalam kehidupannya.
Taubat adalah langkah awal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan penuh dengan amal shaleh, bisa dikatakan sebagai pintu menuju kesucian diri.
Karena untuk mendekatkan diri kepada Allah ,kita memang harus bersih diri,agar amal kita mendapatkan RidloNya.
kenapa banyak orang bertaubat di usia senja, mungkin karena merasa masih banyak waktu dan kesempatan untuk bertaubat, atau terlalu mencintai kehidupan dunia yang gemerlap,karena hawa nafsu yang terus menuntut untuk terpuaskan.
.sebelum terlambat marilah kita bertaubat, rasulullah SAW pun selalu beristigfar lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari, kenapa kita yang banyak berlumur dosa tidak segera bertaubat.
Taubat itu sebagai langkah awal untuk membersihkan diri, baik lahir maupun batin.
"Demi Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan Allah dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari semalam lebih dari tujuh puluh kali" (H.R. Bukhari dan Abu Hurairah)
Dengan pembersihan diri dari segala kesalahan dan sifat sifat tercela maka hijab hijab yang membatasi diri dengan Khaliq akan segera terkuak.
Yaa Allah Engkaulah tujuanku, dan keridloan Mu lah yang hamba harapkan.
adalah sisi religiusku,sebagai bentuk pengabdian kepada Allah Sang Maha Pencipta ,ikut meramaikan dakwah yang merupakan sebagian perintahNya,dan mengikuti jejak Rasul, Allah tujuanku, Keridloan Allah yang kuharapkan. 09/09/2009.
Jumat, 12 Agustus 2011
Minggu, 17 Juli 2011
Ahlak
Alhamdulillah, segala puji hanyalah untuk Allah,
kita memang sebagai hambaNya, tidaklah layak untuk di puji, tetapi kita hanyalah bisa untuk
melakukan tindakan terpuji, tindakan yang termasuk dalam kriteria amal shaleh yaitu tindakan yang seperti di contohkan Rasulullah SAW, yaitu akhlaqul karimah (Akhlaq yang mulia).
Memang sangatlah mudah untuk merangkai kata kata, dan mengucapkan kebaikan atau menyampaikan kebenaran, kalau hanya sebatas ucapan saja, tetapi ada yang lebih utama yaitu melaksanakan apa yang kita ucapkan itu, sehingga lebih bermakna dan lebih bermanfaat , baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang orang disekitarnya.
Pernahkah kita mendengar anjuran Rasulullah : sampaikanlah walaupun satu ayat. Tetapi ada baiknya kita meninjau kembali apakah yang akan di sampaikan itu, sudahkah kita sendiri mengamalkannya. sehingga apa saja yang kita sampaikan itu sudah benar benar kita pahami. sehingga tidak membuat orang salah mengartikannya, dengan berda'wah kepada orang lain seolah-olah dirinyalah yang paling benar, dan cenderung menyalahkan orang lain.( ujub).
Akhlaq yang mulia bila sudah di pelajari dan dipahami dengan benar dan apalagi sudah dilaksanakannya dengan benar maka akan menjadi hiasan bagi dirinya sendiri disamping akan banyak manfaatnya bagi orang lain yang berinteraksi dengan kita.
Dari mana kita memulainya ?
bila dikupas secara mendalam maka pelajaran tentang Akhlaqul Kharimah ini akanlah sangat luas sekali mungkin tidak akan cukup hanya dengan beberapa halaman saja, namun kita bisa memulainya dengan mencari sumber sumber yang berkaitan dengan hal tersebut.Sumber yang paling utama yaitu dengan mempelajarinya dari Al Qur'an dan Hadist. tetapi untuk lebih memudahkannya langkah yang pertamanya adalah memahami tujuan dan manfaatnya dari memiliki akhlaqul kharimah tersebut.
Dan patutlah dingat bahwa tujuan kita dalam mengarungi kehidupan ini , adalah untuk mendapatkan Ridlo Allah SWT.
Yaa Allah , Engkaulah tujuanku, KeridloanMu lah yang kuharapkan.
kita memang sebagai hambaNya, tidaklah layak untuk di puji, tetapi kita hanyalah bisa untuk
melakukan tindakan terpuji, tindakan yang termasuk dalam kriteria amal shaleh yaitu tindakan yang seperti di contohkan Rasulullah SAW, yaitu akhlaqul karimah (Akhlaq yang mulia).
Memang sangatlah mudah untuk merangkai kata kata, dan mengucapkan kebaikan atau menyampaikan kebenaran, kalau hanya sebatas ucapan saja, tetapi ada yang lebih utama yaitu melaksanakan apa yang kita ucapkan itu, sehingga lebih bermakna dan lebih bermanfaat , baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang orang disekitarnya.
Pernahkah kita mendengar anjuran Rasulullah : sampaikanlah walaupun satu ayat. Tetapi ada baiknya kita meninjau kembali apakah yang akan di sampaikan itu, sudahkah kita sendiri mengamalkannya. sehingga apa saja yang kita sampaikan itu sudah benar benar kita pahami. sehingga tidak membuat orang salah mengartikannya, dengan berda'wah kepada orang lain seolah-olah dirinyalah yang paling benar, dan cenderung menyalahkan orang lain.( ujub).
Akhlaq yang mulia bila sudah di pelajari dan dipahami dengan benar dan apalagi sudah dilaksanakannya dengan benar maka akan menjadi hiasan bagi dirinya sendiri disamping akan banyak manfaatnya bagi orang lain yang berinteraksi dengan kita.
Dari mana kita memulainya ?
bila dikupas secara mendalam maka pelajaran tentang Akhlaqul Kharimah ini akanlah sangat luas sekali mungkin tidak akan cukup hanya dengan beberapa halaman saja, namun kita bisa memulainya dengan mencari sumber sumber yang berkaitan dengan hal tersebut.Sumber yang paling utama yaitu dengan mempelajarinya dari Al Qur'an dan Hadist. tetapi untuk lebih memudahkannya langkah yang pertamanya adalah memahami tujuan dan manfaatnya dari memiliki akhlaqul kharimah tersebut.
Dan patutlah dingat bahwa tujuan kita dalam mengarungi kehidupan ini , adalah untuk mendapatkan Ridlo Allah SWT.
Yaa Allah , Engkaulah tujuanku, KeridloanMu lah yang kuharapkan.
Rabu, 16 Maret 2011
Al Asmaa-ul Husnaa
"Allah mempunyai ASMA'UL HUSNA nama-nama yang Agung,
Bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama-Nya yang Agung itu.
Dan biarkan sajalah orang yang menodai nama-namanya itu dengan penyelewengan , apapun bentuknya. Sebab mereka toh akan menemukan pembalasan juga sesuai dengan apa yang mereka lakukan" (Q.S. Al A'raaf : 180 )
Al Asmaa-ul Husnaa yang banyaknya sembilan puluh sembilan
bila difahami dan diresapi ma'nanya dengan fikiran yang jernih
dan hati yang bening akan menimbulkan kesadaran dan iman yang mendalam
kepada Allah SWT,sehingga akan membuahkan amal kebajikan didalam kehidupan kita.
Dengan memahami asmaul husna dan merenungkan ma'nanya dan
menghayati isi kandungannya akan membuahkan manusia taat
kepada Allah dan Rasulnya, yang akhirnya akan menjauhi segala
larangan Allah yang tercantum dalam Al.Quran maupun hadist Rasulullah ,
menjadi manusia yang taat beragama dan rajin beribadah.
oleh karenanya marilah kita mulai mempelajari Asmaul husna dan
mulai menghafalnya sesuai dengan anjuran Rasulullah dalam hadist:
Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya Allah mempunyai sembilan puluh sembilan nama,
seratus kurang satu, barang siapa hafal nama-nama itu masuk surga.
( H.R. Bukhari dan Muslim)
Langganan:
Postingan (Atom)